Arus Listrik Ch.8

5. Efek Arus Listrik

Arus listrik memiliki efek sebagai berikut:

  • Efek panas
  • Efek cahaya
  • Efek magnetis
  • Efek kimia
  • Efek psikologi

 

Efek tersebut digunakan dalam berbagai cara dengan teknlogi. Beberapa alat untuk menggunakan efek tersebut akan disebutkan dan dijelaskan dengan singkat disini. Hukum pokok yang berhubungan dengan efek tersebut akan diuraikan pada bagian ini beserta dengan percobaan dasarnya.

 

  • Efek panas

Pada perangkat yang ditunjukkan pada gambar 1.54, efek panas arus listrik telah digunakan. Arus mengalir melalui kawat logam tipis dan memanaskannya.

76
Gambar 1.54 Contoh efek panas: pemanas celup, besi solder
  • Efek cahaya

Jika kuat arus cukup tinggi, kawat tidak hanya panas, tetapi mulai berpijar, memancarkan cahaya. Efek ini digunakan pada lampu pijar.

Pada kondisi tertentu, gas juga dapat menghasilkan listrik. Pada lampu neon dan lampu uap natrium, efek ini digunakan untuk membangkitkan cahaya.

77
Gambar 1.55 Contoh efek cahaya. Dari kiri ke kanan: Lampu uap natrium, lampu pijar, lampu neon, lampu merkuri
  • Efek magnetis

Ketika arus mengalir melewati konduktor, medan magnet akan timbul disekelilingnya. Efek ini dapat diperbesar dengan menggunakan gulungan konduktor (koil). Efek ini digunakan pada elektromagnet yang ditunjukkan pada gambar 1.56, untuk mengangkat besi.

78
Gambar 1.56 Contoh efek magnet elektromagnet
  • Efek kimia

Ketika arus listrik mengalir melewati benda konduktif, larutan cair non-logam (elektrolit), melarut dan mengendap pada elektroda. Material yang larut (zat yang dilarutkan) dapat diekstraksikan dari pelarutnya.(lihat 13.2.2).

Endapan terjadi pada permukaan elektroda. Pada keadaan tertentu, endapan menempel pada elektroda, menaik hingga akhir permukaan (elektroplating) (lihat 13.2.4.1).

  • Efek psikologi

Ketika arus listrik mengalir melewati tubuh manusia atau hewan, maka akan mengakibatkan efek psikologi (lihat 14.1.1). Hal tersebut dapat menyebabkan nyeri pada otot. Walaupun efek ini dapat mencederai, takaran arus listrik yang sesuai dapat digunakan untuk pengobatan dalam kedokteran. Untuk tujuan ini, hukum kuat arus dalam beberapa µA digunakan.

 

79
Gambar 1.57 Contoh efek magnet psikologi pada arus listrik: Kejut listrik yang digunakan untuk menyadarkan seseorang dengan defibrillator (stimulator detak jantung).

Penulis:

Life just once, so keep berkaryaaa Pantang menyerah tuk raih impian.... ^^ Ganbarimasu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s