Hukum Ohm Ch.2

Eksperimen 2 – 2:

Hubungan antara arus dan tahanan pada tegangan yang tetap

Penyusunan rangkaian

11

Metode

Tahanan dinaikkan secara bertahap dari R = 10 Ω sampai 40 Ω, sambil menjaga tegangan tetap konstan. Arus I diukur untuk tiap untuk tiap tahanannya. Sebuah voltmeter digunakan untuk memonitor tegangan.

Jika dalam eksperimen 2 – 1 nilai tegangan yang divariasikan, maka pada eksperimen ini nilai tahanannya yang divariasikan.

Pengamatan

U = tetap

U = 10 V

No.

R dalam  Ω I dalam A

1

10 1

2

20

0.5

3 30

0.33

4 40

0.25

 

Eksperimen 2 – 2 menunjukkan:

Jika tahanan R meningkat saat tegangan U tetap konstan, maka arus I makin rendah.

Pengamatan berikut dapat juga ditampilkan dalam grafik. Perubahan tahanan merupakan penyebab berubahnya arus. Maka, kuat arus merupakan variabel yang bergantung terhadap nilai tahanan (gambar 2.3).

12
Gambar 2.3 Nilai arus yang bergantung terhadap tahanan pada tegangan yang tetap

Kurva yang dihasilkan berbentuk hiperbola, yang menunjukkan perbandingan yang berbanding terbalik.

Secara matematis, dinyatakan:

13

Pada rangkaian listrik yang tertutup, arus bergantung pada tegangan dan tahanan.

 

 

 

Penulis:

Life just once, so keep berkaryaaa Pantang menyerah tuk raih impian.... ^^ Ganbarimasu

2 tanggapan untuk “Hukum Ohm Ch.2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s