Commuter

Tulisan ini tulisan tahun 2014, sewaktu gue masih kuliah ^^ dan gak pernah posting dimanapun (seinget gue) :v wkwk

Kata yang mungkin akrab terdengar di kalangan orang orang yang selalu pulang pergi dalam lingkup JABODETABEK. Kehadiran Commuter tak ayal seperti kehadiran lift di pusat perbelanjaan. Bagi mereka yang tak ingin repot berpergian dengan bus atau mobil, naik saja kereta api. Untungnya di daerah JABODETABEK ada kereta commuter yang siap melayani.

20140305145617-ini-kereta-commuter-line-10-gerbong-yang-baru-dioperasikan-kcj-001-nfi
Kereta Commuter Line Bogor – Jakarta (Sumber: Google)

Walaupun sepertinya sudah lama ada yang namanya kereta api , bahkan sekarang ada commuter jujur saya setahun terakhir ini baru menaiki kendaraan yang panjang kayak ular ini. Bagi yang mau melihat asal usul kereta api, bisa di cek di wikipedia.com.

Pertama kali saya menaiki kereta api adalah saat akan pergi ke Matraman Jakarta Timur. Waktu itu saya sampai di stasiun kurang lebih jam 5 pagi. Di stasiun jam 5 pagi masih sepi, kebetulan saat itu saya berangkat melalui stasiun Bojong Gede dan tujuan stasiun nya di Stasiun Manggarai. Dan yang kedua kalinya saya pergi dengan naik kereta api ketika akan berangkat ke Masjid Sunda Kelapa hari minggu 12 Januari 2014. Sama dengan yang kemarin saya berangkat melalui Stasiun Bojong Gede dan sampai di stasiun Manggarai. Kesan di kereta api ini berbeda dengan naik alat transportasi lain, jalannya kereta api sangat cepat. Mau lihat kereta tercepat yang ada di dunia ini cek saja.

Bagi yang mau menaiki kereta api harap hati hati karena kita tidak tahu bencana  apa yang akan terjadi pada kita.

First, bacalah doa sebelum naik kendaraan.

Futatsu(kedua) jika anda membawa tas harap dibawa dan pegang erat di depan kita agar tidak ada pencopet yang usil mengambil barang barang kita.

Ketiga, jangan berdiri atau bersender di depan pintu kereta api kalau tidak mau terjatuh saat pintu kereta terbuka otomatis.

Keempat, jika kita dalam kondisi ngantuk dan memutuskan untuk tidur di kereta api selama perjalanan harap kita pasang alarm di hape agar tidak tidur kebablasan melewati stasiun kereta api yang kita tuju.

Kelima, jaga pandangan; karena tak sdikit pengguna kereta api yang pakaiannya tidak rapi.

Setelah kereta api, masih ada beberapa kendaraan yang belum saya naiki seperti pesawat terbang, kapal, helikopter, perahu dan mungkin kendaraan yang belum saya ketahui di belahan dunia lain. Terima kasih atas perhatiannya.

This note is inspired by Commuter. 04:58 (15 Januari 2014)

Sekarang mah udah gak keitung, udah berapa kali naek commuter ^^

Penulis:

Life just once, so keep berkaryaaa Pantang menyerah tuk raih impian.... ^^ Ganbarimasu

6 tanggapan untuk “Commuter

  1. Wah 2014!!! Sekalinya nge post ternyata tulisan lama ya mas Har 😭
    Tapi seru baca ceritanya, klo gue jujur kereta api kendaraan yang paling jarang gue naikin, dibawah 10x mgkn. Lebih sering naik pesawat. Dan saran lo bener-bener gue tempel diotak (utamanya soal alarm) karena suka ketiduran gue dikereta, keenakan sptnya hihihi. Ditunggu postingan selanjutnyaa hehehe

    Suka

    1. Gw pertama kali naek kereta commuter, norak, berasa lg di luar negeri, nyaman buat tidur klo subuh subuh ^^

      Pesawat? Mupeng ^^ Semoga dpet kesempatan tahun ini naek pesawat, klo bisa ke luar negeri, Jepang maksudnya ^^

      oiya, kan bang do suka travelling kemana mana yah,

      Suka

      1. Iya enak deh, gue jarang naik kereta tp setiap naik kereta gue nikmatin bgt makanya berkesan sampe skrg.
        Sebenrnya ga bnyk jg naik pesawat mas har, cuma msh seringan pesawat klo dibandingin sama kereta krn jarang bgt.
        Amiiin semoga bisa ke jepang naik pesawat, terus lanjut naik shinkansen ya mas! Amiiiin hehehe

        Disukai oleh 1 orang

  2. Aku suka deh baca rangkaian katanya 👏😆
    Btw sedikit menambahkan kalau di gerbong khusus wanita harus siap mental dan juga bersabar. Pernah suatu ketika aku naik kereta bertepatan dengan jam pulang kerja dan itu rasanya seperti ikan teri pepes yang padat dan rapat, terlebih lagi di gerbong wanita itu seringkali kayak ombak yang terombang-ambing sana sini *halah*
    Untung saja meskipun terbilang jarang naik kereta, diri ini sudah siap fisik dan mental karena teman kampus ngga sedikit yang bercerita tentang pengalamannya di gerbong kereta khusus wanita :’D9

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s