Tahanan pada Konduktor Ch.2

Maka, terdapat 3 tegangan pada suatu rangkaian dalam kondisi beban yang telah dihubungkan:

  • Tegangan pada awal kabel U(tegangan yang digunakan)
  • Tegangan pada ujung kabel U2 (tegangan terminal)
  • Jatuh tegangan (hilang tegangan) Ud, yang berbeda diantara U1dan U2.

Dari contoh sebelumnya, satu kesimpulan dapat didapatkan.

Jatuh tegangan hanya terjadi ketika arus sedang mengalir.

 

Dari hukum ohm, jatuh tegangan dapat dihitung jika tahanan konduktor diketahui.

6

Pada eksperimen 3 – 1, kita akan melihat bagaimana tahanan sebuah konduktor bergantung pada:

  • Luas penampangnya
  • Panjangnya
  • Material penyusunnya

 

Luas penampang konduktor merupakan luas bidang yang dihasilkan ketika konduktor dipotong secara tegak lurus pada arah membujur (gambar 3.6).

7
Gambar 3.6 Perbedaan luas penampang permukaan kabel

Selain dari simbol rumus q, simbol S (DIN 1304) juga kadang digunakan untuk menunjukkan luas penampang. Simbol A digunakan untuk luas, sehingga luas permukaan penampang sering juga ditunjukkan dengan simbol A.

8

Luas penampang kabel ditentukan dengan suatu ketentuan.

Sebagai contoh, untuk pemasangan kabel secara permanen, berikut luas penampang yang digunakan:

1.5 mm2, 2.5 mm2, 4 mm2, 6 mm2, 10 mm2.

Penulis:

Life just once, so keep berkaryaaa Pantang menyerah tuk raih impian.... ^^ Ganbarimasu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s