Ketergantungan Tahanan terhadap Suhu Ch.4

Jika gulungan tahanan yang berbeda panjangnya digunakan pada eksperimen (gambar 3.8 sampai 3.10) maka besarnya tahanan yang berbeda akan teramati. Demikian, dapat disimpulkan bahwa:

tahanan awal besar = perubahan besar pada tahanan

Karena material yang berbeda mempunyai struktur kristal yang berbeda, nilai tahanan meningkat dengan naiknya suhu yang berubah-ubah dari material ke material. Sifat yang memberitahukan kita tentang pola perubahan tahanan untuk material yang digunakan, yaitu disebut koefisien suhu α.

Ini merujuk pada tahanan 1 Ω dan suhu berubah sebesar 1 K. Perubahan suhu selalu ditetapkan dalam K (bahkan ketika diukur dalam ºC).

30

Koefisien suhu merupakan perubahan yang terjadi pada tahanan suatu konduktor dengan tahanan awal 1 Ω, ketika suhu berubah 1 K.

31

Merangkum semua ketiga faktor:

Perubahan pada tahanan semakin besar, maka

  • Semakin besar tahanan awalnya,
  • Semakin besar perubahan pada suhunya,
  • Semakin tinggi koefisien suhunya.

Penulis:

Life just once, so keep berkaryaaa Pantang menyerah tuk raih impian.... ^^ Ganbarimasu

3 tanggapan untuk “Ketergantungan Tahanan terhadap Suhu Ch.4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s